Penyakit Maag, Penyebab, dan Cara Menanganinya

Apakah Anda sering mengalami mual, nyeri di ulu hati, dan perut kembung? Hati-hati, bisa saja Anda termasuk penderita maag. Maag bisa menyerang siapa saja, tidak memandang umur maupun profesi.

Jadwal yang padat dan pola makan yang tidak teratur sering kali menyebabkan penyakit maag kambuh. Tentu Anda ingin sembuh dari penyakit ini, bukan? Untuk itu, Anda harus mengenal lebih jauh tentang penyakit ini.

penyakit maag
Penyakit maag disebut juga Peptic Ulcer. Sakit maag ditandai dengan seringnya mengalami mual, nyeri di ulu hati, dan perut kembung.

Apakah Penyakit Maag Itu?

Dalam dunia kesehatan, istilah yang dipakai untuk penyakit maag yaitu Peptic Ulcer. Penyakit maag bisa menyerang lambung maupun usus dua belas jari. Makanan yang masuk ke lambung akan dicerna secara kimiawi dengan bantuan getah lambung (enzim dan asam lambung).

Pada orang sehat, terdapat keseimbangan antara getah lambung dengan mukosa lambung (lapisan lendir pada lambung). Keberadaan getah lambung tidak menimbulkan gangguan terhadap mukosa lambung.

Kelebihan kadar asam lambung di dalam getah lambung dapat merusak mukosa dan jaringan pada usus dua belas jari. Jaringan yang rusak akan menjadi luka bernanah yang menyerupai luka seriawan di bibir sehingga timbul rasa nyeri pada daerah tersebut.

Rasa nyeri ini disebabkan oleh rangsangan asam lambung terhadap lapisan mukosa lambung. Rasa nyeri ini biasanya dirasakan di daerah ulu hati. Di dinding dada depan, atau bisa juga di punggung.

Selain rasa nyeri, rangsangan asam lambung juga menimbulkan rasa mual. Nyeri ini akan terasa saat lambung kosong dan nyeri tersebut akan hilang setelah diisi makanan.

Gejala khas pada gangguan di usus dua belas jari yaitu nyeri pada malam hari. Tidak semua penderita sakit maag merasakan adanya keluhan tersebut. Ada juga yang tanpa gejala, tetapi tiba-tiba terjadi muntah darah atau buang air besar dengan darah yang menghitam. Oleh karena itu, Anda perlu waspada setiap saat.

Apa Penyebab Sakit Maag Itu?

Berikut ini akan dijelaskan beberapa hal yang menyebabkan seseorang terkena penyakit maag, antara lain:

1. Waktu Makan yang Tidak Teratur

Sering kali dalam sehari Anda harus melakukan kegiatan yang sangat padat. Saat tiba waktu makan, jangan sepelekan saat perut Anda mengirimkan sinyal-sinyal lapar.

Jadwal makan yang tidak teratur membuat lambung sulit beradaptasi dan produksi asam menjadi berlebihan.

Jika kondisi ini berlangsung secara terus-menerus, maka lama-kelamaan akan mengiritasi dinding mukosa pada lambung, lalu timbul rasa perih dan mual. Apabila hal ini sering terjadi, Anda dapat menderita maag.

2. Jumlah Makanan yang Terlalu Banyak atau Sedikit

Anda harus memenuhi kebutuhan makanan yang diperlukan oleh tubuh. Ketika Anda makan terlalu sedikit padahal kegiatan yang harus Anda lakukan sangat banyak, tentu saja mempengaruhi proses pencernaan dalam lambung.

Saat Anda menunda makan, biasanya ada keinginan untuk makan sangat banyak sebagai pelampiasan rasa lapar yang tertunda. Hal itu membuat kerja lambung sangat berat dan produksi asam lambung meningkat.

Jika hal ini berlangsung terus-menerus, keseimbangan lambung akan terganggu sehingga menimbulkan sakit maag.

3. Terlalu Sering Mengkonsumsi Makanan yang Sulit Dicerna

Asam lambung meningkat jika Anda mengonsumsi makanan yang sulit dicerna. Apabila terlalu sering, maka hal ini bisa menjadi pemicu terjadinya sakit maag.

Selain menghindari mengkonsumsi jenis makanan yang sulit dicerna, Anda juga harus mengetahui jenis makanan atau minuman penyebab maag kambuh lainnya. Sebab, beberapa makanan maupun minuman tertentu juga memiliki andil memicu terjadinya maag pada Anda.

4. Jam Tidur yang Tidak Teratur

Dalam sehari, Anda harus tidur malam antara 6-8 jam. Aktivitas yang sangat padat membuat jadwal istirahat Anda kacau. Kurang istirahat dan jadwal tidur yang tidak teratur dapat mengganggu kerja lambung.

5. Melakukan Pekerjaan Melebihi Kemampuan

Melakukan pekerjaan yang melebihi kemampuan dapat menimbulkan stres. Saat Anda mengalami stres, maka akan terjadi perubahan hormonal dalam tubuh. Perubahan itulah yang merangsang sel-sel di dalam lambung memproduksi asam secara berlebihan.

Asam yang berlebihan menimbulkan perih, nyeri, dan kembung. Apabila hal tersebut terjadi dalam jangka waktu yang lama dapat menyebabkan luka pada dinding lambung.

6. Iritasi Lambung oleh Helicobacter Pylori

Helicobacter Pylori merupakan bakteri yang dapat menyebabkan timbulnya sakit maag. Bakteri ini mampu bertahan dalam suasana lambung yang asam, bahkan mampu berkembang biak.

Bakteri ini dapat mengiritasi dinding lambung sehingga menimbulkan peradangan dan luka. Oleh karena dinding lambung mengalami luka, sehingga penderita mag akan merasakan perih pada bagian ulu hati.

Bagaimana Menangani Penyakit Maag?

Maag dapat kambuh kapan saja. Tentu sangat mengganggu jika maag kambuh di saat yang tidak tepat. Apalagi, jika Anda sedang beraktivitas. Bagaimana penanganan yang tepat saat maag kambuh? Beberapa hal yang dapat Anda lakukan adalah sebagai berikut:

  • Minumlah air hangat yang banyak;
  • Minum air manis seperti air dicampur madu yang berfungsi mengurangi produksi asam lambung;
  • Rileks dan berpikir positif akan mengurangi perih yang Anda alami;
  • Usahakan jangan minum obat mag setiap kali mag kambuh karena akan menyebabkan ketergantungan;
  • Jika masih terasa sakit, segera periksalah ke dokter.

Dari penjelasan di atas tentu Anda sudah mengenal tentang apa itu maag, penyebab maag, dan cara menanganinya, bukan? Mulai sekarang, periksalah gaya hidup Anda, apakah sudah tepat atau belum.

Jika belum, perbaikilah agar kesehatan tubuh Anda selalu terjaga. “Menghindari lebih baik daripada mengobati”. Itulah mungkin pribahasa yang tepat untuk memacu agar Anda selalu terbiasa dengan menerapkan pola hidup sehat.

Share this post on social media:

Comments
  1. Rezky Pratama

    Penyakit semua orang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *