Berpetualang di gunung meratus Halau-Halau

Gunung Halau-Halau
Pendakian puncak Gunung Halau-Halau | Sumber foto: Bayu

Mendengar nama gunung Meratus, tentu Anda akan berpikir bahwa gunung itu terletak di pulau Kalimantan. Ya, betul. Tapi tahukah Anda, dimana letak persis gunung Meratus itu?

Gunung Meratus terhampar luas di Provinsi Kalimantan Selatan. Pegunungan ini meliputi beberapa wilayah Kabupaten Banjar, Tanah Laut, Tanah Bumbu, Kotabaru, dan beberapa Kabupaten di Hulu Sungai, seperti: Kabupaten Tapin, Hulu Sungai Selatan, Hulu Sungai Tengah, Balangan, dan Tabalong.

Jika Anda melakukan mudik (istilah orang Banjar yang sedang melakukan perjalanan dari Banjarmasin ke Hulu Sungai), di sepanjang perjalanan, Anda akan disuguhi pemandangan banyaknya puncak-puncak gunung yang menjulang. Apalagi jika cuacanya cerah akan sangat nampak suguhan pesona alam gunungnya yang memanjakan mata Anda.

Mengapa dinamakan gunung Meratus?

Sesuai namanya, dinamakan gunung Meratus karena gunung ini terbentuk dengan jumlahnya yang banyak dan saling terhubung dari satu gunung ke gunung yang lain di sepanjang wilayah kabupaten yang dihamparinya. Sehingga, jika Anda mencermati gunung ini, Anda akan melihat beberapa puncak gunung yang memiliki kemiripan dan berlapis-lapis. Banyaknya puncak gunung yang menjulang membuat mata yang memandang akan selalu terpesona dengan keindahannya.

Bagi Anda yang suka berpetualang dengan pesona alamnya, tentu Anda akan penasaran dengan gunung Meratus ini, bukan? Ya, Anda dapat berpetualang menikmati sensasi indahnya pesona alam gunung Meratus ini bersama teman-teman Anda.

Memiliki banyak kandungan sumber daya alam (SDA) berupa hasil hutan dan hasil perut bumi seperti: batubara dan emas, menyebabkan sebagian wilayah gunung meratus ini telah dieksploitasi kelestariannya. Meskipun demikian, khusus untuk wilayah yang termasuk bagian dari Kabupaten Hulu Sungai Tengah, gunung Meratus ini masih bisa dibilang alami karena semua elemen baik masyarakat, LSM, dan pemerintah daerah tetap berkomitmen untuk terus menjaga kelestariannya hingga sekarang.

Berpetualang di gunung Halau-Halau

Adalah gunung Halau-Halau yang biasa dijadikan tempat berpetualang para Mapala Perguruan Tinggi baik Negeri maupun Swasta yang ada di Provinsi Kalimantan Selatan. Selain itu, mereka juga sering melakukan kegiatan akademis berupa penelitian-penelitian tentang habitat atau spesies tumbuhan maupun hewan yang mendiami wilayah tersebut.

LSM dan organisasi-organisasi sejenis yang bergerak mempertahankan kelestarian gunung meratus juga tidak ketinggalan kiprahnya. Mereka sering naik ke puncak tertinggi dari pegunungan meratus ini untuk mengisi waktu liburan sambil melakukan observasi.

Gunung Halau-Halau memiliki ketinggian 1.901 meter di atas permukaan laut (mdpl). Merupakan puncak tertinggi dari deretan pegunungan meratus yang tersebar di beberapa wilayah kabupaten yang dihamparinya. Untuk menempuh puncak ini, diperlukan waktu kurang lebih 2 hari berjalan kaki melewati lembah-lembah dan ngarai perbukitan. Selama perjalanan, Anda akan disuguhi dengan pohon-pohon raksasa yang masih menjulang tinggi. Termasuk flora dan fauna yang hidup di daerah tersebut.

Bagaimana caranya untuk bisa berpetualang ke sana?

Pastikan bahwa Anda telah berada di kota Barabai (ibukota kabupaten Hulu Sungai Tengah) karena gunung ini termasuk wilayah kabupaten Hulu Sungai Tengah dan hanya bisa diakses lewat daerah ini. Selanjutnya, Anda bisa berkomunikasi dengan komunitas pecinta alam “Garimbas” yang ada di Birayang (kota kecamatan Batang Alai Selatan). Komunitas inilah yang nantinya akan membantu memandu Anda menyusuri gunung Halau-Halau mulai dari keberangkatan hingga kembali pulang.

Peralatan dan Perbekalan

Ada hal-hal yang perlu disiapkan dan dipastikan kelengkapannya sebelum berangkat menaiki gunung Halau-Halau ini:

  1. Ketahanan mental dan tubuh harus benar-benar mantap karena medan yang dilalui sangat berbahaya dan sangat menguras tenaga dan pikiran serta membutuhkan waktu yang lama untuk bisa sampai di sana.
  2. Peralatan dan Perbekalan (konsumsi, alat komunikasi, alat penerangan, alat memasak, perlengakapan tidur, perlengkapan keamanan tubuh, dan sebagainya) jangan sampai terlewatkan dan usahakan yang fleksibel.
  3. Buang dan hindari melakukan kebiasaan-kebiasaan buruk selama di sana seperti: membuang sampah sembarangan atau perilaku lainnya yang dapat merusak kelestarian hutan.

Jika beberapa persiapan di atas telah Anda penuhi, tentunya Anda dapat menikmati sensasi berpetualang di gunung Halau-Halau yang mengasyikkan dan menyenangkan. Oh ya, selama perjalanan, jangan lupa menggunakan alas kaki yang tepat seperti sandal gunung atau sepatu. dan saat Anda berada di puncak, udaranya sangat dingin. Oleh karena itu, pastikan Anda membawa pakaian yang tebal atau selimut.

Bagaimana, Anda tertarik untuk merasakan sensasi petualangan di sana?

Mari kita jaga kelestarian hutan kita untuk anak dan cucu kita! Jangan eksploitasi demi kepentingan sesaat yang justru dapat merusak tatanan dan keberagaman flora dan fauna yang ada di sana. Jika hutan telah rusak yang akan mendapatkan dampak buruknya adalah kita sendiri.

Kita sering menjumpai akibat eksploitasi penambangan, permukaan tanah berlubang-lubang, air sungai berubah menjadi kotor, hutan-hutan gundul akibat penebangan pohon secara liar maupun akibat pembakaran lahan. Jangan sampai semua itu terjadi, mari kita jaga hutan dan alam kita untuk kehidupan yang lestari!

Share this post on social media:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *