Haruskah Saya Melakukan Pinjaman Uang?

Pinjaman uang

Setiap orang membutuhkan pinjaman uang dengan alasan yang bermacam-macam

Meskipun bukan termasuk kebutuhan primer manusia, uang tak bisa dipisahkan dengan aktivitas hidup sehari-hari. Betapa tidak, sebagai alat pembayaran dari segala kegiatan transaksi, uang sangat berperan penting dalam keberlangsungan hidup seseorang. Karena baik kebutuhan primer maupun sekunder manusia seyogyanya selalu diukur dengan uang.

Bagi mereka yang sudah memiliki pekerjaan dan berpenghasilan tetap, tentunya akan kecil sekali kemungkinan mengalami kesulitan keuangan. Namun, akan bertolak belakang pada mereka yang hanya bekerja serabotan dengan penghasilan tak menentu, sulitnya keuangan akan sangat nyata dirasakan.

Lantas, apakah kesulitan finansial dapat diselesaikan dengan meminjam uang?

Dalam hal ini saya tidak berani menyatakan “Ya” ataupun “Tidak”. Namun, saya akan memberi sedikit gambaran mengapa seseorang membutuhkan pinjaman uang.

Bermacam Alasan

Pada dasarnya, terdapat berbagai macam faktor penyebab mengapa seseorang butuh pinjaman. Meminjam uang karena himpitan ekonomi bukanlah hal yang bijak. Sikap tersebut justru terkesan “gali lubang tutup lubang”. Uang dipinjam bukan untuk menghasilkan malah untuk menutupi biaya kebutuhan hidup sehari-hari. Kondisi ini akan sangat berpotensi merusak tatanan kehidupan Anda secara terus-menerus.

Begitu pula jika meminjam uang hanya sebatas untuk gaya-gayaan atau sebagai pelengkap kesenangan hidup saja tak ubahnya seperti “api dalam sekam” yang setiap saat mengintai kesehatan finansial Anda.

Meminjam uang karena kebutuhan yang mendesak juga menjadi alasan kebanyakan orang. Belum memiliki tabungan yang cukup atau kecilnya penghasilan sering memaksa seseorang melakukan hal ini. Biasanya terjadi menjelang mudik lebaran, untuk biaya persalinan, resepsi perkawinan, upacara kematian, dan jenis-jenis kebutuhan mendesak lainnya.

Meskipun alasan ini bisa dimaklumi, alangkah baiknya perlu perhitungan yang matang sebelum melakukannya. Maksudnya adalah agar setelah semuanya selesai jangan sampai pinjaman tersebut menjadi masalah baru terhadap finansial Anda. Jangan sampai bayang-bayang cicilan yang akan dibayar mengganggu aktivitas Anda.

Bagi Anda yang melakukan pinjaman untuk kebutuhan investasi tentu akan jauh lebih diuntungkan karena berpotensi akan mendapatkan penghasilan dari pinjaman yang Anda lakukan. Di sinilah status pinjaman Anda akan terlihat produktif atau tidak.

Apapun alasan Anda, yang jelas segala konsekuensi dan resikonya juga telah Anda pahami sebelumnya jika pinjaman yang Anda lakukan tidak menjadi beban baru bagi keuangan dan kehidupan Anda ke depan.

Mengenal Tempat-tempat Jasa Pinjaman

Saat ini, mudah sekali menemukan tempat-tempat jasa pinjaman uang. Masing-masing dari mereka berlomba-lomba menawarkan berbagai macam keunggulannya. Mulai dari persyaratan yang mudah, proses yang cepat, cicilan yang ringan, bunga yang rendah, hingga pemberian pinjaman tanpa jaminan.

Berikut beberapa tempat yang bisa Anda jadikan referensi untuk melakukan pinjaman dana:

1. Pinjaman Uang di Bank

Selain sebagai tempat menabung, bank juga menjadi tempat alternatif banyak orang untuk melakukan pinjaman uang. Alasannya, selain dinilai mudah, bank juga dipercaya dapat memberikan kredit (pinjaman) dalam jumlah yang besar.

Namun sayangnya pinjaman uang di bank biasanya hanya dapat diberikan bagi mereka sudah memiliki penghasilan tetap. Anda yang bekerja serabotan akan sangat sulit sekali mendapatkan pinjaman, terkecuali melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat).

Setiap bank membutuhkan jaminan pinjaman yang akan Anda lakukan. Biasanya, nilai jaminan akan lebih besar dari pinjaman Anda. Jaminan tersebut dapat berupa rumah, mobil, sertifikat-sertifikat, dan sebagainya. Hal ini memungkinkan pihak bank dapat mengakuisisi harta yang Anda jaminkan jika ternyata cicilan ataupun angsuran Anda mengalami kendala atau sudah tidak dapat Anda lunasi di kemudian hari.

Seiring makin ketatnya persaingan antar bank dalam memberikan pinjaman juga berdampak pada program-program baru yang ditawarkan. Seperti pemberian bunga dan cicilan yang ringan dan program pinjaman dalam bentuk KTA (Kredit Tanpa Agunan). Lewat program KTA, pihak bank tidak membutuhkan sebuah jaminan jika Anda akan melakukan pinjaman.

Umumnya, setiap perbankan menyiapkan layanan pinjaman ini dengan aturan dan syarat yang telah mereka tetapkan. Jadi, setiap bank mungkin memiliki kebijakan yang berbeda-beda.

2. Melalui Perusahaan Finansial

Dalam memberikan layanan pinjaman, aturan yang berlaku pada perusahaan finansial juga tidak jauh berbeda dengan bank. Hanya saja, perusahaan finansial lebih luas cakupan pinjamannya.

Melalui perusahaan keuangan ini Anda bisa melakukan pinjaman tidak hanya dalam bentuk dana tunai, pinjaman berupa produk atau barang yang Anda inginkan juga dapat dilakukan di sini.

Anda punya impian memiliki barang namun belum cukup dana untuk membelinya bisa mendapatkannya pada perusahaan finansial ini. Anda mendapatkan barang yang dibutuhkan dengan cara dibayar melalui angsuran setiap bulannya. Jenis pinjaman ini dikenal dengan istilah leasing.

3. Melakukan Pinjaman Secara Online

Anda yang perlu dana tambahan untuk berinvestasi tidak harus selalu bergantung pada dua jenis tempat peminjaman uang di atas. Karena pinjaman dana juga dapat dilakukan secara online. Banyak sekali situs-situs yang menawarkan jasa tambahan keuangan ini. Program yang ditawarkannya pun beragam dan bersaing.

Suku bunga yang rendah, proses yang cepat, dapat melakukan pinjaman dalam jumlah besar, hingga pinjaman uang dalam bentuk KTA mungkin menjadi alasan mengapa banyak orang memilih melakukan pinjaman secara online.

Disitu.com adalah salah satu dari sekian banyak situs-situs online yang bergerak dalam bidang jasa pinjaman keuangan. Di situs ini juga menawarkan layanan pinjaman uang berupa Kredit Tanpa Agunan.

Lewat layanan ini, memungkinkan Anda yang akan melakukan pinjaman tanpa harus memberikan jaminan. Anda juga dapat melakukan pinjaman dengan limit hingga 500 juta. Selain itu, prosesnya pun juga sangat mudah. Ditambah dengan besaran bunga yang cukup rendah.

4. Melakukan Pinjaman kepada Saudara

Mereka yang masih belum mengenal atau terbiasa dengan tempat-tempat peminjaman uang di atas mungkin cenderung akan melakukan pinjaman kepada saudaranya sendiri karena dinilai lebih mudah dan cepat. Prosesnya pun tidak berbelit-belit tanpa harus melengkapi segala macam bentuk berkas dan aturan yang berlaku, bukan begitu?

Pertanyaannya adalah bagaimana jika pinjaman yang Anda lakukan dalam jumlah besar? Apakah saudara Anda bersedia? Di situlah pilihan Anda dipertanyakan jika memang harus melakukan pinjaman uang.

Comments
    • inulwara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *