Prudential melalui YOAI Serahkan Mesin Apheresis untuk RSU Hasanudin

mesin apheresis

Rinaldi Mudahar, Country CEO & Chief Executive Agency Prudential Indonesia menunjukan
Mesin Apheresis

Prudential Indonesia secara resmi menyerahkan sebuah mesin Apheresis kepada Yayasan Onkologi Anak Indonesia (YOAI) yang akan digunakan di Rumah Sakit Universitas Hasanudin, Makasar, sebagai wujud komitmennya untuk terus berfokus kepada perlindungan kondisi kritis. Donasi mesin Apheresis untuk membantu anak-anak penderita kanker ini merupakan ke-6 kalinya yang dilakukan perusahaan asuransi ini melalui kerja sama dengan YOAI.

Mesin Apheresis sendiri merupakan bentuk kontribusi sosial Prudential untuk mendukung ketersediaan fasilitas pengobatan penunjang penyembuhan berbagai jenis kanker. Mesin Apheresis berfungsi membuang sel-sel kanker yang beredar dalam tubuh dan tetap mempertahankan sel darah yang sehat dalam waktu yang cepat.

Menurut Rinaldi Mudahar, Country CEO & Chief Executive Agency Prudential Indonesia, perusahaannya mempunyai komitmen untuk selalu berkontribusi kepada masyarakat dimanapun perusahaan beroperasi. Beliau juga menyatakan penghargaannya atas kerja sama yang terbina dengan YOAI yang sudah lama terbentuk dengan kuat dan bersama-sama melaluinya hingga mampu membantu banyak anak-anak penderita kanker di Indonesia.

Selain di RS Universitas Hasanudin, Makassar, pengadaan mesin Apheresis sebelumnya telah dilakukan di sejumlah Rumah Sakit, yaitu: Rumah Sakit Kanker Dharmais, Jakarta, RSUD Dr. Soetomo, Surabaya, RSUP Sanglah, Denpasar, RS dr. Cipto Mangukusumo, Jakarta, dan RSUP dr. Sardjito, Yogyakarta. Selanjutnya, Prudential Indonesia berencana mendonasikan mesin apheresis lebih banyak lagi ke rumah sakit-rumah sakit umum yang menerima pasien kanker anak di Indonesia.

Sekilas tentang Prudential

PT Prudential Life Assurance (Prudential Indonesia) merupakan penyedia jasa asuransi jiwa terdepan di Indonesia dan merupakan bagian dari Prudential plc, sebuah grup perusahaan jasa keuangan terkemuka di Inggris. Perusahaan ini didirikan pada tahun 1995, berkantor pusat di Jakarta dengan kantor pemasaran di Medan, Surabaya, Bandung, Denpasar, Batam dan Semarang. Sejak meluncurkan produk asuransi yang dikaitkan dengan investasi (unit link) pertamanya di tahun 1999, Prudential Indonesia merupakan pemimpin pasar untuk produk tersebut di Indonesia. Perusahaan ini telah mendirikan unit bisnis Syariah sejak tahun 2007 dan dipercaya sebagai pemimpin pasar asuransi jiwa syariah di Indonesia sejak pendiriannya.

Sampai dengan 30 Juni 2017, perusahaan asuransi ini telah melayani sekitar 2,4 juta nasabah melalui lebih dari 271.000 tenaga pemasar di 409 Kantor Pemasaran Mandiri (KPM) di seluruh nusantara (termasuk Jakarta, Surabaya, Medan, Bandung, Yogyakarta, Batam, dan Bali).

Dalam perjalanannya, Prudential Indonesia berkomitmen untuk terus berkontribusi terhadap tanggung jawab sosialnya melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) yang berfokus pada tiga pilar, yakni: pendidikan, kesehatan, dan kesiapan penanggulangan bencana.

Pendidikan

Prudential berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan bagi masyarakat, terutama pada anak-anak, perempuan dan masyarakat berpenghasilan rendah. Perusahaan juga mendukung program literasi keuangan pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan. Terdapat 7 program dalam pilar pendidikan ini, meliputi:

1. Cha-Ching

Merupakan program interaktif digital regional Prudential yang memberikan pendidikan keuangan kepada anak-anak umur 7-12 tahun adalah aplikasi berbasis internet yang mengajak anak-anak untuk dapat paham literasi keuangan. Dikemas menarik dengan video musik, anak-anak diajak untuk melihat bagaimana Cha-Ching, sebuah grup musik menjalani kegiatannya sehar-hari. Mulai dari berbelanja untuk grup, mengatur perjalanan roadshow, membantu sesama, mencari uang, sampai berinvestasi.

2. Program Aktuaria

Bersama MM-Universitas Indonesia, Prudential meningkatkan minat di bidang aktuaria dengan membangun wadah untuk pendidikan S2. Prudential merenovasi gedung, mengembangkan kurikulum serta memberikan beasiswa kepada mahasiswa-mahasiswa berprestasi dan memiliki minat di ilmu aktuari.

3. Literasi Keuangan Syariah

Prudential juga berkomitmen untuk mendukung pemerintah dalam peningkatan ekonomi syariah di Indonesia. Tidak hanya meluncurkan produk-produk berbasis syariah, Perusahaan juga turut mensosialisasikan literasi keuangan syariah kepada masyarakat.

4. Literasi Keuangan untuk Perempuan

Dimulai sejak tahun 2009, Prudential telah memberikan pelatihan literasi keuangan kepada lebih dari 20.000 perempuan di 20 kota di Indonesia. Prudential mengajak perempuan Indonesia untuk lebih paham mengenai keuangan agar dapat membantu pengaturan keuangan keluarga atau bahkan sampai mengatur keuangan usaha kecil mereka.

5. Lembaga Pemasyarakatan Anak

Prudential Indonesia berbagi kebahagiaan dengan merayakan ulang tahunnya di Lapas Anak Pria Tangerang sejak tahun 2009. Tidak hanya berbagi kegembiraan namun, Perusahaan ini juga berbagi ilmu dengan mendatangkan guru khusus bahasa Inggris bagi anak-anak didik (andik) Lapas dan berharap andik-andik memiliki tambahan ilmu yang dapat diterapkan ketika mereka kembali ke masyarakat luas nantinya.

6. Chairman’s Challenge

Chairman Prudential di London setiap tahun memberikan challenge bagi seluruh unit usahanya untuk dapat membangun masyarakat di sekitar. Prudential Indonesia bekerja sama dengan Prestasi Junior Indonesia (PJI) menciptakan berbagai program dan kegiatan yang dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi masyarakat luas dan terutama bagi masyarakat yang tinggal disekitarnya. Program-program tersebut antara lain: pelatihan literasi keuangan bagi anak-anak, revitalisasi taman untuk literasi keuangan dan pemberdayaan lingkungan hidup. Dengan program-program ini, perusahaan asuransi ini kerap memenangkan challenge ini.

7. Inklusi Keuangan OJK

Prudential berkomitmen untuk turut serta dalam program-program inklusi keuangan Pemerintah dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). OJK sangat gencar mengupayakan peningkatan literasi dan inklusi keuangan dengan meluncurkan berbagai program dan acara. Salah satu program inovatif adalah Si Mobil Literasi Keuangan (Si Molek). Si Molek adalah program edukasi yang dikemas dalam sebuah mobil berjalan yang mengunjungi masyarakat. OJK juga menggelar berbagai kegiatan seperti Pasar Keuangan Rakyat, Pasar Rakyat Syariah dan Workshop Literasi Keuangan.

Kesehatan

Prudential-mesin-apheresis

Manajemen Prudential Indonesia mengunjungi seorang anak penderita kanker

Sejak tahun 2003, Prudential telah berkomitmen untuk membantu anak-anak penderita kanker untuk bisa mendapatkan bantuan pengobatan dan ruangan yang memadai di rumah sakit saat perawatan. Sebut saja Bangsal anak-anak yang terdapat di RS Kanker Dharmais yang dibangun tahun 2005 dimaksudkan agar anak-anak dapat tetap menikmati hari-hari mereka saat menjalani pengobatan di rumah sakit.

Di samping itu, Prudential juga mendukung kelangsungan pengobatan anak-anak penderita kanker dengan menjalin mitra bersama YOAI sejak tahun 2003 hingga sekarang dalam penyediaan mesin Apheresis. Hingga tahun 2017, sebanyak lebih dari 7000 anak-anak penderita kanker telah menggunakan mesin ini untuk pengobatan mereka. Dukungan untuk anak-anak penderita cacat juga pernah dilaksanakan melalui kerja sama dengan YPAC.

Kesiapan Penanggulangan Bencana

Melalui program Corporate Social Responsibility (CSR) Prudential Indonesia selalu aktif dalam memberikan bantuan kesiapan penangggulangan bencana. Beberapa contoh nyata kontribusinya seperti menyediakan bantuan bagi para korban gempa yang terjadi di Aceh silam dan bantuan donasi kepada Pemprov DKI, dalam bentuk 300 peralatan darurat (emergency kit) yang meliputi alat pertolongan pertama, selimut, tenda, dan lainnya yang dapat digunakan pemerintah lokal melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan akan didistribusikan ke wilayah yang terkena bencana di Jakarta dan sekitarnya.

Kontribusi sosial yang dilakukan oleh perusahaan ini terus berlangsung hingga sekarang dengan tujuan memberikan nilai tambah terhadap pengembangan masyarakat baik di bidang pendidikan, kesehatan, maupun dalam penanggulangan bencana di luar bisnis inti yang perusahaan jalankan.

Comments
  1. Banjarmasin belum ada bantuan mesin apheresis kayaknya. Kapan ya?

    • inulwara

      Iya, memang belum. Terakhir yang saya tahu mesin apheresis ini diserahkan untuk RS Hasan Sadikin Bandung, mbak!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *