Ingin Berbisnis? Ketahui Tips Memulai Bisnis yang Tepat!

tips memulai bisnis

Tips memulai bisnis bisa dimulai dari sebuah perencanaan yang matang

Sebelum mengenal adanya uang, orang-orang pada zaman dahulu hanya bisa melakukan “barter” dalam bertransaksi untuk mendapatkan barang yang tidak ia miliki. Terkadang, proses “barter” ini jika dilihat berdasarkan nilai barangnya cenderung salah satu pihak ada yang diuntungkan dan dirugikan. Bagaimana tidak? Masa ketika orang yang memiliki seekor kambing dan berkeinginan untuk memiliki seekor ayam harus menukar kambingnya dengan ayam? Masa orang yang memiliki seekor sapi harus menukarnya dengan seekor kambing jika ia ingin memiliki kambing tersebut?

Alasan-alasan itulah yang menyebabkan rasa keadilan dari sistem “barter” ini tidak sesuai dengan nilai yang terkandung atas suatu benda/barang hingga diciptakannya. Alat tukar berupa uang yang kita kenal sampai saat ini yang lebih memberi rasa keadilan bagi kedua belah pihak dalam bertransaksi. Dengan berlakunya uang sebagai alat tukar maupun sebagai alat pembayaran yang sah atas suatu barang tersebut menyebabkan semua orang terus berupaya mencarinya dengan harapan agar ketika ia mendapatkan banyak uang, ia dapat memiliki barang yang ia inginkan.

Pekerjaan dan Uang

Untuk terus bertahan hidup, tentunya kebutuhan akan barang oleh manusia tidak akan pernah berhenti, baik yang tergolong kebutuhan pokok (primer) maupun pendukung (sekunder). Kebutuhan-kebutuhan itu tidak akan bisa terpenuhi jika kita tidak memiliki uang. Sehingga, uang sangat berperan penting untuk pemenuhan kebutuhan hidup kita.

Sebuah pekerjaan yang dilakoni belum tentu dapat menghasilkan banyak uang. Apalagi jika pekerjaan yang dilakukan hanya sebatas pekerjaan yang biasa-biasa saja. Bayangkan saja, orang yang sudah memiliki pekerjaan tetap saja masih kekurangan uang, bagaimana jika kita hanya bekerja serabotan? Tentu hal semacam ini akan menjadi masalah dalam keuangan kita. Oleh karena itu, kita harus mencari cara bagaimana mendapatkan pekerjaan yang tepat yang dapat menghasilkan cukup uang untuk membantu menanggulangi masalah kebutuhan hidup kita.

Bagi Anda yang sudah memiliki pekerjaan tetap, tidak ada salahnya membuat usaha atau bisnis sampingan untuk membantu pemasukan keuangan Anda selain gaji yang Anda dapatkan. Begitu juga buat Anda yang belum memiliki pekerjaan tetap, mulailah menentukan usaha yang tepat untuk memenuhi kebutuhan keuangan Anda.

Ketika ingin menjalankan sebuah bisnis, kita tidak bisa seenaknya memutuskan mana usaha yang akan dijalankan tanpa perhitungan matang, justru kita harus kaji terlebih dahulu agar ketika menjalankannya nanti mendapatkan hasil yang baik dan menguntungkan. Sebelum memulai usaha, alangkah bijaknya jika kita mengetahui tips memulai bisnis terlebih dahulu agar tujuan berwirausaha dapat dijalankan dengan baik dan maksimal.

Kaidah-kaidah berbisnis

Ada kaidah-kaidah yang harus kita ketahui ketika ingin memulai sebuah usaha baik pemula maupun sebatas usaha sampingan yang akan dijalankan. Percuma banyak modal, percuma menjalankan bisnis sedangkan apa yang akan Anda lakukan terhadap usaha yang dijalankan tanpa kepastian arah dan kejelasan. Pemanfaatan dunia e-commerce juga penting untuk menunjang usaha Anda.

Selain sebagai sarana promosi usaha Anda, sistem transaksi yang akan Anda tawarkan juga tentunya harus memberikan kemudahan kepada calon pembeli atau pelanggan nantinya. Misalnya dengan memanfaatkan internet banking, wallet (seperti dompetku+, T-Cash, dan sebagainya.), transfer bank, dan lain-lain. Jadi, kajilah benar-benar terlebih dahulu bisnis yang akan dijalankan sebelum memulainya. Tidak ada salahnya perbanyak membaca dan mencari referensi seputar tips memulai bisnis yang akan Anda jalankan. Seyogyanya, dengan ilmu terapan yang Anda miliki dalam berbisnis dapat membantu kelancaran usaha Anda pula.

Sebuah impian tentunya akan diraih dengan keberhasilan jika penerapan kaidah-kaidah berbisnis terlaksana, bukan sebuah impian kegilaan semata yang sebatas khayalan tak pernah menjadi kenyataan. Berikut tips yang diambil dari The Washington Post untuk menjelaskan kiat-kiat memulai bisnis bagi Anda.

Lebih realistis

Saat membuat model bisnis, coba lihat ke sekeliling dan cari contoh sukses dari model bisnis yang Anda kehendaki, lalu pelajari. Bila Anda tak dapat menemukan, entah Anda yang luar biasa jenius, atau model bisnis Anda tidak bakal berhasil di dunia nyata.

Jangan menginvestasikan uang sendiri

Karena kebanyakan bisnis adalah perjalanan yang berisiko, carilah partner. Jadi, jika semuanya tidak berjalan semua rencana, Anda tidak bakal bangkrut karena dana start-up tadi, dan tidak dikejar utang.

Perbudak diri sendiri

Jika Anda tidak bersedia bekerja keras, lembur, melupakan keuntungan pribadi dan kesehatan, maka wirausaha bukan untuk Anda. Pada awalnya, Anda pasti tidak akan mampu membayar karyawan, sekalipun karyawan yang murah. Jadi, karyawan Anda, adalah Anda sendiri.

Hargai waktu

Beri nilai uang pada waktu Anda, misalnya Rp 25 ribu perjam. Ini akan membantu saat Anda harus mengambil keputusan: Bila sebuah toko mengenakan biaya Rp10 ribu untuk pengiriman setiap minggu, dan Anda membutuhkan waktu 2 jam untuk pergi ke toko tersebut sendiri. Maka, bayar terus ongkos kirim dari perusahaan tersebut, karena lebih murah. Ini mungkin bertentangan dengan aturan ke 3, tapi bahkan budak sekalipun juga memiliki nilai ekonomi.

Rekrut karyawan dengan baik

Tanpa mempedulikan ukuran usaha Anda, pada akhirnya Anda akan merekrut karyawan dari luar. Untuk itu, lakukan proses rekrutmen dengan hati-hati, tanpa tergesa-gesa, dan perlakukan hal tersebut sepenting saat Anda memulai usaha. Sangat disayangkan sikap pemilik usaha yang punya visi untuk usahanya, tapi merekrut karyawan yang justru menghalanginya meraih visi tersebut.

Jual kelebihannya, bukan harganya

Saat Anda memulai usaha, sudah sewajarnya Anda frustasi memasarkannya.Tapi, jika Anda bersaing pada harga, Anda pada akhirnya kan menjual dengan harga pas-pasan atau bahkan di bawah modal. Kuasai keahlian berkomunikasi dengan pelanggan, untuk menjelaskan bahwa harga produk Anda lebih tinggi karena memiliki nilai yang lebih baik.

Ketahui angka dasar

Mengetahui berapa banyak uang yang Anda butuhkan untuk menjalani usaha mulai dari sewa toko, listrik, asuransi karyawan, sampai harga tinta printer, kertas, dan pajak. Lalu bagi semua itu dengan berapa hari dalam setahun Anda akan buka, dan itulah angka dasar jumlah minimum pendapatan yang Anda butuhkan setiap hari. Jika Anda tidak pernah berpikir tentang angka dasar, coba pikir ulang.

Gunakan teknologi terbaru

Teknologi baru seperti aplikasi dan penyimpanan data dengan cloud technology sangat murah dan membuat perusahaan kecil dapat bersaing dengan perusahaan besar. Manfaatkan teknologi rendah biaya yang tersedia.

Perlakukan vendor dengan baik

Perlakukan vendor dan suplier Anda sebaik mungkin, seperti halnya Anda memperlakukan para pelanggan. Mereka bisa saja memberikan diskon berdasarkan besarnya volume pemesanan Anda, atau bahkan demi menjaga hubungan baik. Serta berharap ada peningkatan volume di masa mendatang. Hubungan yang baik membuat mereka juga dapat memahami keterlambatan pembayaran, bahkan memberikan pengiriman gratis.

Jadilah yang terbaik

Anda tidak boleh setengah-setengah.Setiap hal yang Anda lakukan untuk klien harus lah yangterbaik. Apapun yang Anda buat dan jual, haruslah yang terbaik. Lakukan itu terus menerus, dan kekuatan word of mouth akan menyebar.

Andalah pemangku dan pengambil keputusan. Saatnya Anda memulai bisnis yang tepat yang memilki prospek cerah untuk usaha jangka panjang berkesinambungan. Selamat sukses!

Share this post on social media:

No Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *